Strategi Penerapan Teaching Factory Berdasarkan Divisi Menggunakan Pendekatan Riasec
Keywords:
Teaching Factory, RIASEC, pembagian divisi, Person-Environment Fit, motivasi belajar, keterampilan praktikalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembagian divisi berbasis RIASEC dalam program Teaching Factory di SMKN 1 Bangil dan dampaknya terhadap motivasi belajar, keterlibatan siswa, serta keterampilan praktikal yang diperoleh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan siswa, guru pembimbing, dan pihak industri sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dokumentasi, dan kuesioner skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik untuk data kualitatif dan statistik deskriptif untuk data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembagian divisi berbasis RIASEC, yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang Seni dan Ekonomi Kreatif, efektif dalam meningkatkan motivasi belajar dan keterlibatan siswa. Siswa yang ditempatkan di divisi yang sesuai dengan minat dan kepribadian mereka menunjukkan partisipasi aktif, motivasi tinggi, dan kemampuan pengembangan keterampilan praktikal yang lebih baik. Temuan ini juga menegaskan pentingnya penerapan konsep Person-Environment Fit dalam pendidikan vokasional untuk memastikan kesesuaian antara siswa dan lingkungan pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan pembagian divisi berbasis RIASEC pada Teaching Factory dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran, relevansi pengalaman praktikal, serta kesiapan siswa memasuki dunia kerja yang kompetitif. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi pengembangan program pembelajaran vokasional yang berbasis minat dan kompetensi siswa.
References
Batista, J.S., & Gondim, S.M.G. (2023). Personality and Person-Work Environment Fit: A Study Based on the RIASEC Model. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(719).
Fuadi, A. (2016). Evaluasi Program Pembelajaran Teaching Factory Di Sekolah Usaha Perikanan Menengah. Jurnal Pendidikan Vokasi, 30(2), 113–124.
Harbes, B., Sesmiarni, Z., Charles, C., Ahida, R., Iswantir, I., Aprison, W., & Armedo, M. (2024). Implementasi Model Pembelajaran Teaching Factory (TEFA) di SMK Negeri 1 Batipuh. Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(01), 9-16.
Holland, J. L. (1997). Making vocational choices: A theory of vocational personalities and work environments (3rd ed.). Psychological Assessment Resources.
Jauhar, N. (2025). TEACHING FACTORY Inovasi dalam Pendidikan dan Pelatihan Industri Pariwisata di SMK. Penerbit Widina.
Kautsar, A., Wiyono, G., Mulia, M., Iqbal, M., & Al-Fairusy, M. (2022). Teaching Factory Model Development in Vocational High Schools. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 14(4), 6347-6360.
Kristof, A. L. (1996). Person–Organization Fit: An integrative review of its conceptualizations, measurement, and implications. Personnel Psychology, 49(1), 1–49. https://doi.org/10.1111/j.1744-6570.1996.tb01790.x
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2017). Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
Mustari, I., Sudana, M., & Supraptono, E. (2019). Model Teaching Factory bagi Pembelajaran Merencanakan dan Menginstalasi Sistem Audio. Universitas Negeri Semarang.
Wille, B., & De Fruyt, F. (2014). Vocations as a Source of Identity: Reciprocal Relations Between Big Five Personality Traits and RIASEC Characteristics Over 15 Years. Journal of Applied Psychology, 99, 262–281.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Kurniawati Kurniawati, Zazila Intania, Moh. Aries Syufagi S.Pd., M.T. (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.